Rebeauty

2026-09-30

Penyakit Implan Payudara (BII), Seberapa Menakutkankah Kondisi Ini?

Mengenal Breast Implant Illness (BII), bukti ilmiah terkait gejalanya, efektivitas pengangkatan implan payudara, serta hal penting yang perlu diketahui pasien.

Penyakit Implan Payudara (BII), Seberapa Menakutkankah Kondisi Ini?

Breast Implant Illness, disingkat BII, adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kumpulan gejala sistemik

seperti kelelahan kronis, nyeri sendi, dan penurunan konsentrasi yang dialami setelah pemasangan implan payudara.

BII bukanlah diagnosis medis resmi, dan bukti ilmiah yang menyatakan bahwa implan adalah penyebab pastinya pun belum terkonfirmasi.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien yang mengalami gejala membaik setelah implan diangkat,

sehingga membatalkan operasi hanya karena rasa takut terhadap BII dianggap kurang memiliki dasar yang kuat.


Apakah Breast Implant Illness merupakan nama penyakit resmi?

"Bukan."

BII adalah istilah yang pertama kali dipopulerkan oleh pasien, dan tidak memiliki kriteria diagnostik resmi maupun tes laboratorium khusus untuk memastikannya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) juga menjelaskan bahwa gejala dan penyebab kondisi ini belum diketahui secara pasti.

Gejala yang dilaporkan sangat luas, meliputi kelelahan, brain fog (pikiran berkabut/sulit fokus), nyeri sendi, hingga kerontokan rambut.

Sebagian besar gejala ini juga umum terjadi pada orang yang tidak memiliki implan payudara.

Penyakit Implan Payudara (BII), Seberapa Menakutkankah Kondisi Ini?

Sejauh mana bukti ilmiah telah terkonfirmasi?

Hubungan sebab-akibat bahwa implan menimbulkan gejala-gejala tersebut masih belum jelas.

Aesthetic Surgery Education and Research Foundation (ASERF) di AS memantau dan membandingkan

tiga kelompok: pasien berimplan dengan gejala, pasien berimplan tanpa gejala, dan individu tanpa implan,

masing-masing sebanyak 50 orang selama periode 1 tahun.

Pemeriksaan terhadap logam berat, bakteri, jamur, dan indikator inflamasi telah dilakukan,

tetapi tidak ditemukan perbedaan bermakna yang dapat menjelaskan munculnya gejala tersebut.

Para peneliti mengemukakan kemungkinan adanya efek nocebo

(kondisi di mana ekspektasi negatif menimbulkan gejala fisik nyata).

Penyakit Implan Payudara (BII), Seberapa Menakutkankah Kondisi Ini? 사진 2

Apakah kondisi membaik setelah implan diangkat?

Sebagian besar pasien yang mengalami gejala melaporkan perbaikan setelah eksplantasi (pengangkatan implan).

Dalam studi yang sama, 88% pasien mengalami perbaikan setidaknya pada sebagian gejala 1 tahun setelah pengangkatan implan.

Baik kapsul diangkat secara keseluruhan (total capsulectomy) maupun hanya sebagian,

tidak ditemukan perbedaan signifikan secara statistik dalam tingkat perbaikan gejala.

Namun, tidak semua gejala hilang sepenuhnya,

dan belum dapat dipastikan secara ilmiah apakah perbaikan tersebut murni akibat pengangkatan implan itu sendiri.


Apakah BII lebih jarang terjadi pada orang Asia?

Sebagian besar kasus yang dilaporkan hingga saat ini berasal dari Belanda, Israel, Amerika Serikat, Brasil, dan negara Barat lainnya.

Data mengenai pasien dari ras Asia, termasuk Korea, masih sangat minim.

Apakah minimnya laporan ini disebabkan oleh perbedaan angka kejadian nyata

atau sekadar perbedaan dalam tingkat kesadaran dan sistem pelaporan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.


Jadi, apakah aman untuk menjalani operasi?

Tidak cukup alasan untuk membatalkan operasi hanya karena kekhawatiran terhadap BII.

Meski demikian, FDA mewajibkan pencantuman peringatan pada buku petunjuk implan payudara mengenai adanya laporan gejala sistemik.

Peringatan tersebut juga menyatakan bahwa risiko pada setiap individu belum dapat dipastikan,

serta ada pasien yang melaporkan gejala mereka hilang total setelah implan diangkat.

Sangat penting untuk memahami informasi ini sebelum operasi

dan memilih dokter spesialis yang dapat Anda ajak berkonsultasi jika gejala timbul di kemudian hari.

Penyakit Implan Payudara (BII), Seberapa Menakutkankah Kondisi Ini? 사진 3

Hal yang perlu dipastikan sebelum operasi

Apakah dokter menjelaskan isi peringatan pada petunjuk penggunaan implan payudara?

Apakah dilakukan pemeriksaan riwayat penyakit sebelumnya dan riwayat penyakit autoimun sebelum operasi?

Apakah dokter menjelaskan metode pengangkatan dan kriteria penanganan kapsul jika nantinya perlu diangkat?

Dokter spesialis bedah plastik yang berpengalaman dalam operasi payudara harus mampu menjelaskan BII secara objektif berdasarkan bukti medis, tanpa menyangkalnya begitu saja atau melebih-lebihkannya.


Sumber

[1] U.S. FDA. Risks and Complications of Breast Implants. https://www.fda.gov/medical-devices/breast-implants/risks-and-complications-breast-implants

[2] Magno-Padron DA, et al. A population-based study of breast implant illness. Arch Plast Surg. 2021. doi:10.5999/aps.2020.02117 (초록 확인)

[3] Glicksman C, et al. Impact of Capsulectomy Type on Post-Explantation Systemic Symptom Improvement: ASERF Systemic Symptoms in Women–Biospecimen Analysis Study: Part 1. Aesthet Surg J. 2022;42(7):809. doi:10.1093/asj/sjab417 (요약 확인)

[4] Glicksman C, et al. Longevity of Post-Explantation Systemic Symptom Improvement and Potential Etiologies: Part 4. Aesthet Surg J. 2023;43(10):1194. doi:10.1093/asj/sjad098 (요약 확인)

[5] Clinical Characteristics of ASIA Syndrome in Patients with Silicone Breast Implants: A Scoping Review. World J Plast Surg. 2025. PMID 41019240 (본문 일부 확인)

[6] Rekomendasi Keselamatan Pasien ISAPS & The Aesthetic Society (2023) — Peringatan terhadap promosi pengangkatan kapsul utuh (en bloc) sebagai syarat mutlak pemulihan gejala. https://www.isaps.org/articles/statements-guidelines/patient-safety-advisory-breast-implant-removal-and-capsulectomy/

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah BII (Breast Implant Illness) merupakan penyakit resmi?

Bukan, BII bukan diagnosis medis resmi. Istilah ini mulai digunakan oleh pasien, tidak memiliki kriteria diagnostik atau tes medis khusus, dan FDA AS juga menyatakan bahwa penyebab pastinya belum diketahui.

Apakah ada bukti ilmiah bahwa implan memicu gejala sistemik?

Hingga saat ini belum ada bukti hubungan sebab-akibat ilmiah yang pasti. Studi observasional dari yayasan riset ASERF tidak menemukan perbedaan kadar logam berat, bakteri, maupun penanda inflamasi, sehingga dugaan efek nocebo turut dipertimbangkan.

Apakah gejala sistemik membaik setelah implan diangkat?

Ya, berdasarkan penelitian, sebagian besar pasien melaporkan perbaikan gejala. Satu tahun pasca-eksplantasi, 88% pasien merasakan perbaikan pada sebagian gejala, meski tidak selalu hilang total dan korelasi pastinya masih terus diteliti.

Apakah seluruh kapsul harus diangkat saat melepas implan?

Tidak harus diangkat seluruhnya, dan tidak ada perbedaan hasil yang signifikan secara klinis. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat perbaikan gejala antara pengangkatan kapsul total maupun sebagian tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik.

Apakah BII sering terjadi pada orang Asia termasuk Korea?

Tidak, sampai saat ini laporan kasus pada pasien ras Asia sangat sedikit. Sebagian besar kasus yang tercatat berasal dari negara Barat seperti Amerika Serikat dan Belanda, namun perbedaan ini masih memerlukan penelitian lanjutan terkait insiden riil maupun faktor kesadaran medis.

Like

Info Klinik

Detail
아모라타성형외과 Klinik · 서울
No. Registrasi Usaha 722-14-02537